Dapat mengurangi resiko kanker
Penelitian telah menunjukkan bahwa inulin memiliki potensi sifat antikarsinogenik dan secara signifikan mengurangi risiko kanker usus besar.
Dalam sel manusia, metabolit inulin yang diturunkan menghambat pertumbuhan sel tumor dan mengurangi faktor risiko lain kanker. Ekstrak bengkuang juga mengandung inulin, yang mungkin memiliki sifat anti-kanker.
Membantu mengurangi masalah pencernaan
Serat tidak larut dalam bengkuang dapat membantu mengatur pergerakan usus dan mengurangi risiko kondisi terkait pencernaan seperti sembelit, wasir, dan kondisi gastrointestinal lainnya. Serat makanan juga menurunkan risiko penyakit jantung koroner, obesitas, stroke, hipertensi, dan borok.
Dapat meningkatkan kesehatan kulit dan rambut
Bengkuang mengandung vitamin C, antioksidan yang meningkatkan kesehatan kulit dan rambut saat dikonsumsi. Nutrisi tersebut dapat mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.
Selain itu vitamin C juga bagus untuk memperlambat penuaan dini, mengurangi kerontokan rambut , dan meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.