Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petenis Novak Djokovic Terancam Dideportasi Gegara Vaksin, Ayahnya Geram Sampai Bilang Begini

Salwa Izzati Khairana , Jurnalis-Sabtu, 08 Januari 2022 |00:03 WIB
Petenis Novak Djokovic Terancam Dideportasi Gegara Vaksin, Ayahnya Geram Sampai Bilang Begini
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic (Foto: Reuters)
A
A
A

PETENIS kondang asal Siberia, Novak Djokovic ditolak masuk Australia setelah mengalami masalah pada visanya. Ayah Novak, Srdjan pun geram dan telah meminta orang-orang untuk turun ke jalan untuk memprotes pencekalan putranya.

Novak Djokovic, secara kontroversial diberikan pengecualian medis dari aturan Australian Open yang menyatakan bahwa para pemain yang berpartisipasi harus divaksinasi.

Setelah berminggu-minggu berspekulasi, dia mengonfirmasi bahwa akan bermain di Australia Open 2022 dan sedang menuju ke Melbourne.

Namun, setelah mendarat di Australia, dia kini terancam dipulangkan setelah salah satu timnya melakukan kesalahan dalam meminta sub-kelas visa yang tidak berlaku untuk pelancong dengan pengecualian telah vaksin Covid-19.

Srdjan, ayah Novak, ingin orang-orang di seluruh dunia menunjukkan dukungan untuk legenda tenis itu.

Baca juga: Cara Membuat Visa ke Australia, Apa Aja Syaratnya?

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, mereka menahan anak saya selama lima jam. Ini adalah pertarungan untuk dunia libertarian, ini bukan hanya pertarungan untuk Novak, tetapi pertarungan untuk seluruh dunia. Jika mereka tidak membiarkannya pergi dalam waktu setengah jam, kita akan berkumpul di jalan, ini adalah pertarungan untuk semua orang," seru Srdjan.

Petugas perbatasan Australia melihat kesalahan itu saat Djokovic dalam penerbangan 14 jamnya dari Dubai. Namun, upaya menit terakhir untuk memperbaiki kesalahan itu ditolak oleh pemerintah negara bagian Victoria.

"Pemerintah Federal telah bertanya apakah kami akan mendukung aplikasi visa Novak Djokovic untuk memasuki Australia. Kami tidak akan memberikan dukungan aplikasi visa individu kepada Novak Djokovic untuk berpartisipasi dalam Australian Open Grand Slam 2022. Kami selalu jelas dalam dua hal: persetujuan visa adalah masalah Pemerintah Federal, dan pengecualian medis adalah masalah dokter," ujar menteri pemerintah negara bagian, Jaala Pulford.

Sementara, Duta Besar Australia untuk Serbia, Daniel Emery telah diundang ke Kementerian Luar Negeri untuk berbicara tentang situasi mengenai Novak Djokovic. Serbia menuntut agar petenis terbaik di dunia itu segera dibebaskan, dan Emery menghubungi Djokovic untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement