Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dear Traveler, Pedestrian Nol KM Yogyakarta Ditutup Saat Malam Tahun Baru 2022

Antara , Jurnalis-Jum'at, 31 Desember 2021 |12:36 WIB
Dear Traveler, Pedestrian Nol KM Yogyakarta Ditutup Saat Malam Tahun Baru 2022
Titik Nol Kilometer Yogyakarta (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
A
A
A

JAKARTA -- Untuk mencegah kerumunan malam tahun baru, kawasan pedestrian Titik Nol Kilometer (KM) Yogyakarta akan ditutup dengan pagar. Selama ini kawasan itu menjadi lokasi kerumunan wisatawan dan pengunjung.

"Kawasan pedestrian di Titik Nol Kilometer akan kembali dipagari supaya tidak ada kerumunan, baik di sisi timur maupun barat," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (30/12/2021).

Heroe Poerwadi mengatakan, kawasan plaza atau pedestrian di Titik Nol Kilometer Yogyakarta menjadi salah satu titik yang berpotensi menjadi tempat berkumpul warga atau wisatawan saat merayakan malam pergantian tahun.

Baca Juga:

Nahas Pesawat Jet Pribadi Hilang Kendali dan Jatuh, Semua Penumpang Tewas

Pertama Kali Mesir Pamer Mumi Firaun Secara Digital, Tertarik Lihat?

"Oleh karenanya perlu diambil langkah antisipasi. Ya, dipasang pagar lagi seperti saat PPKM lalu," katanya.

Selain memasang pagar di pedestrian Titik Nol Kilometer, Pemerintah Kota Yogyakarta juga menyiapkan petugas untuk melakukan patroli di sekitar Alun-Alun Kota Yogyakarta baik di alun-alun sisi utara maupun selatan yang juga kerap digunakan sebagai tempat berkumpul.

Sedangkan untuk pengaturan lalu lintas di malam pergantian tahun, khususnya di Jalan Malioboro, Heroe menyebut akan dilakukan buka tutup secara dinamis sesuai kondisi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Arus masuk kendaraan pun akan dibatasi hanya dari Jalan Mataram saja agar lebih lancar karena tidak ada pertemuan arus kendaraan dari jalan lain.

"Malioboro tetap dibuka untuk kendaraan tetapi dimungkinkan ditutup jika lalu lintas sudah padat dan akan dibuka lagi jika lalu lintas sudah lancar," kata Heroe Poerwadi .

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan, strategi manajemen lalu lintas yang akan diambil adalah memastikan lalu lintas tetap berjalan meskipun pelan.

"Malioboro memang akan tetap dibuka untuk kendaraan. Meskipun mengalir lambat tetapi diharapkan tidak menimbulkan kerumunan orang di pedestrian Malioboro. Jika Malioboro ditutup untuk kendaraan, maka yang dikhawatirkan justru muncul kerumunan masyarakat di Malioboro saat malam tahun baru. Ini yang dihindari," katanya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement