KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI masih memasang target cukup rendah dibanding dengan tahun sebelumnya yang ditetapkan dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yakni 4 juta orang.
Hal itu memertimbangkan kasus Covid-19 yang kian tak menentu, ditambah perkiraan adanya kemungkinan varian baru di masa depan, seperti halnya Omicron yang sudah masuk ke Indonesia.
"Target wisatawan 2022 adalah 1,8 sampai dengan 3,6 juta (orang)," ucap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam jumpa pers akhir tahun.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan, adapun pertimbangan tersebut memang dinilai dinamis. Namun, keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kasus Omicron yang sedang berkembang.
"Jadi memang dinamic sekali pertimbangannya. Omicron sedang tinggi mungkin ini akan jadi pertimbangan dasar ketika menetapkan target pasar," ungkapnya.
Kilas balik yang bisa dilihat sejak pandemi Covid-19 muncul adalah kondisi pariwisata yang anjlok. Namun, Menparekraf Sandiaga Uno optimis bisa meningkatkan kondisi tersebut pada 2022 dengan apa yang sudah diperbaiki selama 2021.
"Pariwisata yang turun anjlok pada 2020 kita perbaiki dan ada peningkatan di 2022 yang berangkat dari bagaimana 2021 kita benahi," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.