“Kesulitannya adalah pertumbuhan virus ini punya waktu penggandaan yang lebih pendek, yaitu dua kali lipat lebih cepat, tumbuh lebih cepat,” ujar Dr Jenny pada Komite Parlemen Inggris.
Berkaca pada situasi saat ini, dokter Jenny menambahkan varian Omicron kemungkinan menjadi ancaman yang paling signifikan semenjak pandemi COVID-19 ini dimulai.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen sendiri menilai untuk di Uni Eropa, tantangan menghadapi pandemi jadi bertambah, dengan terjadinya lonjakan kasus peningkatan besar- dalam beberapa pekan terakhir karena kombinasi varian Delta munculnya Omicron.
Meski dia yakin, peningkatan infeksi saat ini tetap sebagian besar akibat dari varian Delta. "Kami melihat peningkatan jumlah orang yang sakit, beban yang lebih besar pada rumah sakit dan juga peningkatan pada angka kematian," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.