Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Omicron Bisa Turunkan Kemampuan Antibodi, Rawan Tingkatkan Reinfeksi

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 10 Desember 2021 |18:39 WIB
Omicron Bisa Turunkan Kemampuan Antibodi, Rawan Tingkatkan Reinfeksi
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Menurutnya, selama masa inkubasi jeda antara kena virus membutuhkan waktu antara seminggu sampai 10 hari untuk membuat hasil tes positif. Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa parameter berbahaya dari suatu varian baru. Di antaranya, Apakah lebih cepat menular? Apakah gejalanya lebih berat? Dan apakah menghindari sistem imun tubuh?

"Nah pertanyaannya kenapa bisa lebih cepat menular? Secara mekanistik memang belum banyak yang meneliti atau belum banyak publikasinya. Namun, yang kita tahu kenapa ini mengkhawatirkan, ada 50 titik perubahan bahasa genetik dari virus ini," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa sebanyak 30 titik mutasi di antaranya adalah perubahan yang memengaruhi protein spike atau protein tanduk. Sementara 15 di antaranya yang mengkode reseptor binding domain.

"Intinya Omicron mungkin lebih efisien dalam menularkan. Karena proyeksi awal Omicron lebih cepat 500 persen dibandingkan dengan varian Wuhan yang sebelumnya," tuntasnya

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement