"Kami akan finalkan semua, termasuk juga dengan program vaksinasi booster berbasis penerima bantuan iuran (PBI) maupun non-PBI yang akan diatur pada Permenkes dalam waktu tidak terlalu lama," tambah Menko Airlangga.
Sebelumnya, vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun direncanakan dilakukan paling cepat pada Januari 2022. Namun, pemerintah masih akan tetap memprioritaskan pemberian vaksin untuk lansia yang angkanya masih kecil.
Vaksinasi Covid-19 secara keseluruhan di Indonesia sudah mencapai 68,42 persen pada kelompok penerima vaksin dosis pertama, lalu penerima dosis kedua sudah 47,55 persen, berbasis kepada target yang divaksin.
Menko Airlangga bahkan melaporkan masih ada 9 provinsi di Indonesia yang angka cakupan vaksinnya di bawah 50 persen. "Provinsi itu antara lain Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua, dan Aceh," terang Menko Airlangga.
(Dyah Ratna Meta Novia)