JAKARTA - Sapeurs, anggota komunitas La Sape yang merupakan pecinta fesyen di Kongo yang rela melakukan apapun demi tampil perlente. Termasuk rela tidak makan.
Melansir New York Times, komunitas Sapeurs berlangsung sejak ahir tahun 1980-am. Mereka pantang mengenakan busana tiruan karena jenis busana itu dianggap sebagai penghinaan dan tidak dibenarkan.
Untuk itu, mereka bekerja keras mengumpulkan uang untuk membeli barang bermerek asal Paris, misalnya Yves Saint Laurent dan Yohji Yamamoto.
Baca Juga: