Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Tragis Frank Hayes, Satu-satunya Mayat yang Menangi Lomba Pacuan Kuda

Nindi Widya Wati , Jurnalis-Selasa, 16 November 2021 |06:02 WIB
Kisah Tragis Frank Hayes, Satu-satunya Mayat yang Menangi Lomba Pacuan Kuda
Frank Hayes, joki yang menangi lomba pacuan kuda dalam kondisi meninggal dunia (Foto: Headstuff)
A
A
A

Kuda betina berusia tujuh tahun itu memimpin hanya dengan satu kepala dan para penonton bangkit berdiri saat tembakan 20/1 mengalahkan Gimmie.

Hayes terlihat merosot ke depan kuda saat mereka melewati tiang kemenangan, namun justru banyak yang mengira bahwa Hayes sedang berbisik ke telinga Sweet Kiss.

Kuda itu terus berlari sebelum menuruni tangga sejauh 100 yard. Hingga akhirnya Hayes tersungkur dari atas leher kuda, dan terguling ke permukaan tanah.

Baca juga: Apes Banget Kuda Ini Terjebak dalam Kolam, Butuh 16 Petugas untuk Menariknya

Frank Hayes

(Frank Hayes, Foto: Headstuff)

Cerita yang cukup mengagetkan, namun sungguh luar biasa ketika seekor kuda betina yang berhasil memimpin pertandingan sembari membawa mayat sang joki.

Atas hal tersebut, sebagai tanda hormat kepada Frank Hayes, klub joki Belmont menyatakan dia sebagai pemenang.

Tiga hari kemudian Hayes dimakamkan mengenakan baju sutera yang dikenakannya ketika mengikuti pertandingan. Bahkan karena cerita perjuangan itu, Hayes dikenal sebagai satu-satunya orang mati yang menang dalam olahraga pacuan kuda.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement