Pada 1974, dua penyelam profesional turun ke lorong sempit bebatuan kapur Fosse Dionne untuk menemukan sumber mata air. Mereka menemukan ujungnya, tapi tidak mampu menavigasi jurang yang meruncing dengan benar dan membuatnya meninggal.
Kemudian pada 1996, kota Tonnerre menyewa penyelam lain untuk mencapai dasar, tetapi malah meninggal.
Sampai hari ini, tidak ada yang bisa mencapai sumber mata air Fosse Dionne. Tahun lalu, walikota Tonnerre menyewa penyelam profesional Pierre-Éric Deseigne untuk akhirnya memecahkan misteri tersebut.
Dia turun lebih dari 70 meter di bawah tanah, dan menjelajah lebih dari 370 meter dari pintu masuk rongga, namun tetap tidak dapat mencapai sumbernya.
Tidak dapat disangkal bahwa mata air karst ini muncul dari jaringan gua kapur bawah tanah. Tetapi dalam kasus ini tidak ada yang dapat menemukan sumbernya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.