JAKARTA - Umat Hindu di Bali memperingati Hari Raya Galungan 2021 pada Rabu (10/11/2021). Perayaan dilakukan untuk menandai kemenangan dharma atau kebaikan atas adharma alias kejahatan.
Saat Galungan, masyarakat Bali mempercayai roh leluhur datang mengunjungi Bumi.
Biasanya saat perayaan Galungan, terdapat beberapa makanan khas Bali yang wajib ada.
Berikut enam makanan khas Bali di Hari Raya Galungan dirangkum Okezone:

Baca Juga:
4 Pose Seksi Pramugari Kyriana Christou, Si Gadis Pulau yang Menggoda Iman Lelaki
Keunikan Bandara Halim Perdanakusuma, Tempat Mendarat 6 Tokoh Dunia
1. Balung kuah
Makanan ini merupakan sejenis sup yang dibuat dari balung atau tulang belulang hewan. Biasanya selain balung juga dicampur dengan aneka sayuran seperti nangka, kacang-kacangan, pakis, dan lain-lain agar terlihat banyak dan bisa lebih mengenyangkan.
2. Timbungan
Makanan ini biasanya terbuat dari daging babi atau daging hewan lainnya, yang dimasak di dalam bumbu muda. Uniknya, makanan ini hanya dipanaskan di samping api, sehingga akan matang menggunakan asap dan panasnya api.
3. Urutan
Urutan merupakan sejenis sosis yang dibuat dari daging babi. Babi bagian daging dan lemak biasanya dicincang dan dicampur dengan bumbu gede khas Bali yang pedas.
4. Lawar
Lawar merupakan hidangan daging cincang yang dicampur dengan sayuran. Makanan ini biasanya dibuat dari daging ayam, kerbau, bebek, maupun babi.
Pengolahan lawar umumnya dilakukan satu hari menjelang hari raya, yaitu pada waktu Penampahan.
5. Brengkes
Brengkes terbuat dari sisa lawar. Biasanya dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang.
Pengukusan dilakukan untuk menghilangkan bau amis pada makanan.
6. Aneka sate
Ada banyak jenis sate yang muncul di perayaan Galungan. Di antaranya sate yang dibuat dari daging yang ditusuk-tusuk seperti biasa, disebut sate asem.
Sementara itu, sate yang dicampur dengan kelapa disebut sate lilit, dagingnya dicincang dan diaduk dengan kelapa, lalu dililitkan ke batang bambu.
(Kurniawati Hasjanah)