JAKARTA - Sebagai kerajaan besar, kerajaan Inggris memilik banyak aturan untuk anggota keluarga kerajaan. Aturan ini khususnya berlaku saat mereka berpergian.
Hal ini, terutama berlaku pada Ratu Inggris, Elizabeth II.
Dilansir dari The Sun, berikut beberapa aturan keluarga Kerajaan Inggris saat berpergian:

Baca Juga:
4 Lokasi Syuting Crash Landing on You, Yuk Liburan ke Swiss Kelar Corona
Lolos 50 Besar ADWI 2021, Sandiaga Uno Puji Desa Wisata Religi Bubohu di Gorontalo
1. Ratu tidak perlu paspor
Paspor di Inggris dikeluarkan atas namanya sendiri. Untuk itu, Ratu Elizabeth II tidak membutuhkan dokumen perjalanan internasional tersebut.
Namun demikian, aturan ini hanya ada pada sang Ratu, sementara keluarga kerajaan yang lain tetap membutuhkannya.
2. Ahli waris tak boleh terbang bersama
Protokol kerajaan menyatakan bahwa dua ahli waris takhta seharusnya tidak bepergian dengan penerbangan yang sama untuk melindungi garis keturunan kerajaan.
Ahli waris termasuk Pangeran Charles dan Pangeran William masih harus meminta izin dari Ratu untuk melakukannya.
Namun ratu sebelumnya telah mengizinkan Pangeran William untuk melakukan perjalanan di penerbangan yang sama dengan Pangeran George dan Putri Charlotte dalam tur kerajaan mereka di Kanada, Polandia dan Jerman.
3. Bawa pakaian hitam
Anggota keluarga kerajaan diharuskan untuk membawa satu set pakaian berwarna hitam saat berpergian.
Pakaian serba hitam yang dibawa oleh anggota Kerajaan Inggris ini akan digunakan jika saat melakukan tugas kenegaraan, ada berita duka dari kerabat dekat mereka.
Setelah mendengar adanya berita duka tadi, anggota Kerajaan Inggris bisa langsung mengenakan pakaian serba hitam.
Aturan ini dibuat berkaca dari peristiwa tahun 1952, ketika ayah Ratu Elizabeth II meninggal saat ia sedang berkunjung ke Kenya.
Pada saat itu, sang ratu hanya memiliki gaun musim panas tipis dan harus menunggu ajudannya membawakan pakaian hitam sebelum dapat menemui mendiang sang ayah.
4. Bawa darah sendiri
Dilansir dari The Sun, editor Kerajaan Inggris Adam Heliker menjelaskan, Ratu Elizabeth II selalu membawa darah yang penyimpanannya menjadi tanggung jawab dokter pribadinya. Persediaan darah ini selalu menemaninya dalam tugas maupun tur kerajaan.
Persediaan darah Ratu Elizabeth II inI rutin diisi ulang menggunakan darahnya sendiri. Ini bertujuan untuk menghindari infeksi apapun dari darah orang lain.
"Dia akan menyimpan persediaan dengan setoran reguler beberapa bulan sebelum perjalanan ke luar negeri," ujarnya.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.