Cabai di Indonesia
Penulis dan koki Petty Elliot menuturkan, perkembangan budaya cabai di Indonesia bermula sejak komoditas itu diperkenalkan dari penjelajah Portugis sejak tahun 1511.
Perkembangan lantas terjadi mulai dari produksi, variasi dan kreativitas penggunaan cabai dalam memasak.
Tak cuma menjadi makanan utama, cabai juga digunakan dalam minuman dan hidangan pencuci mulut.
Cabai juga memberikan koneksi dan hubungan yang kuat dalam makanan daerah di Indonesia melalui sambal. Setiap daerah memiliki sambal. Bahan yang paling penting untuk membuat sambal adalah cabai,” ujar Petty.
Adapun Pakar Kuliner William Wongso menjelaskan, Indonesia lekat dengan budaya sambal, sebab kebanyakan masyarakat Indonesia memiliki “state of mind sambal”. Artinya, masyarakat lebih dulu memikirkan keberadaan sambal itu sendiri bahkan sebelum mencicipi makanan utama.
“Masyarakat Indonesia itu kalau makan belum lengkap tanpa sambal,” imbuh William Wongso.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.