Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Destinasi Wisata Nuansa Pedesaan yang Sejuk dan Asri di Indonesia

Hasyim Ashari , Jurnalis-Sabtu, 06 November 2021 |13:00 WIB
5 Destinasi Wisata Nuansa Pedesaan yang Sejuk dan Asri di Indonesia
Desa Penglipuran di Bali (Baliislandsurf)
A
A
A

Daya tarik yang ditawarkan Desa Penglipuran ini diantaranya ialah pemandangan yang asri dan udara yang masih segar karena banyaknya tanaman hijau yang terhampar sejauh mata memandang. Selain itu, pastinya jauh dari polusi dan kebersihan yang selalu terjaga.

Pasalnya, untuk memasuki wilayah desa ini, pengunjung dilarang untuk membawa kendaraan apapun dan dilarang membuang sampah sembarangan, sehingga kualitas udara dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

4. Desa Sumber Brantas, Batu, Malang Jawa Timur

Kota wisata Batu, Malang, Jawa Timur memang terkenal dengan hawanya yang sejuk dengan beragam objek wisata. Kamu yang sering liburan ke wisata Batu, pasti sudah tidak asing lagi dengan Coban Talun, namun disekitar objek wisata tersebut terdapat sebuah desa yang begitu indah dan asri yaitu Desa Sumber Brantas.

Ilustrasi

Desa Sumber Brantas menyajikan panorama perkebunan yang begitu cantik terdapat pula lokasi sumber sungai brantas yang dihiasi dengan tanaman hias bunga. Di kawasan pertanian ini juga terdapat tempat kuliner yang menawarkan suasana alam dan keindahan hamparan pemandangan alam nan elok. Wisatawan tinggal memilih tempat kuliner yang pas, di tempat ini terdapat beberapa lokasi kuliner, mulai dari Teras Tegal, Kedai Gazebo atau Taman Gimbo.

5. Desa Sade, Lombok, NTB

Lombok memiliki ragam destinasi wisata kelas dunia yang menakjubkan. Tak sekadar pesona alam dan keelokan panorama laut semata. Namun, kearifan lokal masyarakat adat yang masih terjaga memiliki daya pikat tersendir salah satunya ialah Desa Sasak Sade.

Desa Sade menampilkan suasana perkampungan pribumi. Bangunan atap rumah warga masih terbuat dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah. Orang Sasak Sade menamakan bangunan itu bale. Berfoto bersama suku asli dengan keramahan nan khas menja.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement