Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditagih Utang Marah-Marah, Awas Risiko Stroke dan Masalah Mental!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 31 Oktober 2021 |08:33 WIB
Ditagih Utang Marah-Marah, Awas Risiko Stroke dan Masalah Mental!
Marah-marah (Foto: Unsplash)
A
A
A

APAKAH Anda pernah mengalami peristiwa menagih utang, tapi malah dimarahi oleh pengutang? Atau Anda pernah marah-marah ke pengutang karena belum bisa bayar utang?

Kejadian seperti itu bukan hal lumrah di masyarakat. Bahkan, menjadi bualan di lini masa ataupun dianggap tabiat orang Indonesia kebanyakan.

 marah

Untuk yang malah marah-marah saat ditagih utang, Anda perlu tahu bahwa perbuatan Anda itu berisiko merusak kesehatan mental, lho. Ya, bersikap marah kepada pengutang bisa membuat mental menjadi bermasalah, bahkan memengaruhi kesehatan fisik.

Dijelaskan dalam laman Thrive Works, marah itu sendiri merupakan respons yang mudah diakses dan paling mendasar dari seorang manusia. Sementara di baliknya ada emosi pemicu sebenarnya, seperti frustasi, pengabaian, kesepian, dan kehilangan.

"Sebagai respons biologis, kemarahan melepaskan sejumlah besar kortisol dan adrenalin ke dalam aliran darah, yang dalam jangka panjang mengganggu kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri," kata laporan tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement