MOMEN liburan keluarga ini berubah menjadi mengerikan ketika seorang remaja laki-laki (12), digigit seekor buaya dan diseret ke dalam air. Momen tragis itu terjadi saat ia tengah bermain petak umpet di sela liburannya di Cancun, Meksiko.
Melansir dari Nypost, Charlie Buhl mengatakan, dirinya seperti ditikam dan disergap oleh buaya besar yang memiliki panjang 13 kaki, melompat keluar dari dalam air menggigit kakinya.
Insiden ini terjadi ketika Charlie bermain petak umpet dengan teman-temannya di dekat kolam renang Club Med Cancun. Ia mengalami luka cukup mengerikan saat diserang dengan kejam oleh buaya tersebut.
Charlie bersembunyi dengan temannya di tangga yang menuju ke laguna sekitar pukul 20.55 waktu setempat, kemudian buaya itu menerkam dan tiba-tiba menariknya ke dalam air.
“Tidak ada yang bisa saya lakukan. Itu sangat kuat,” kata Charlie.
Ibu Charlie, Jennifer (50), mengatakan, Charlie terus meraih tangga untuk mencoba menarik dirinya ke atas, namun dia tidak bisa.

(Foto: Ist)
Jennifer menambahkan, jeritan ketakutan Charlie terdengar oleh seorang ibu di dekatnya yang bergegas membantu.
Baca juga: Ritual Seks Nyeleneh Suku Mangaia, Remaja 13 Tahun ML dengan Wanita Lebih Tua
“Sekelompok pria juga datang untuk menyelamatkannya dan seseorang mulai menarik Charlie menjauh dari buaya, sementara tiga lainnya memukul reptil itu dengan kepalan tangan dan kaki mereka, menutupi matanya dengan bantal dari dek kolam renang," paparnya.
“Ketika mereka tiba, Charlie berada di bawah air. Mereka tidak bisa melihatnya,” lanjut ibunda Charlie.
Charlie ingat betul dengan jelas buaya itu meremas kakinya dan menariknya sekeras mungkin. “Rasanya seperti saya ditikam. Saya tahu itu nyata, tetapi saya tidak ingin itu nyata,” sebutnya.
“Saya ingat buaya itu menarik saya ke bawah dua kali, tetapi saya masih bisa melihat cahaya, jadi saya tahu hanya di bawah selama setengah detik. Awalnya tidak sakit sama sekali. Rasanya seperti seseorang meraih kakimu dan meremasnya dengan tangan mereka dengan erat. Tampak seperti giginya menahan darah karena tidak terlalu sakit di kaki daripada saat saya tergeletak di tanah setelahnya,” jelas Charlie.
Tangga menuju laguna lanjut Jennifer yang sering digunakan untuk bertamasya di resor, memiliki gerbang logam dengan tanpa kunci dan tanpa tanda atau peringatan.
Menurutnya, saat itu sedang makan malam di sebuah restoran yang menghadap ke kolam renang ketika putranya diserang.
Ambulans membutuhkan waktu 30 menit untuk tiba dan Jennifer diberi tahu bahwa cedera putranya sangat serius dan kemungkinan akan kehilangan kakinya.
Liburan keluarga diperpanjang empat pekan karena Charlie menjalani beberapa operasi di Rumah Sakit Cancun.
Kemudian dokter berhasil menyelamatkan kakinya dengan menjepit penutup kulit yang terbuka. Dia juga diberi 15 perawatan ruang hiperbarik dan diberi infus vitamin C.
Baca juga: Kisah Mengerikan Penyelam Diserang Buaya saat Cari Fosil
“Ini adalah objek wisata yang sangat besar dan perlu ada peringatan di bandara atau hotel. Laguna juga perlu dipisahkan. Saya hanya ingin orang tahu bahwa mereka bisa saja mati di sana,” kata Jennifer.
Hotel tersebut mengklaim telah memasang tanda peringatan, lampu dan pagar yang lebih tinggi untuk mencegah serangan lebih lanjut.
Itu terjadi setelah saudara kembar Melissa dan Georgia Laurie, dianiaya oleh buaya saat mereka berenang di Laguna Manialtepec di Meksiko awal tahun ini.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.