Seiring dengan kebiasaan ini, diungkapkan Wakil Rektor I Bidang Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya Prof. Agus W. Soehadi, tren transaksi digital kian meningkat seiring perubahan perilaku masyarakat dalam pembayaran cashless. Sudah banyak orang memanfaatkan dompet digital bagi pelaku usaha mikro maupun makro.
"Kondisi pandemi terus mendorong kita untuk senantiasa beradaptasi, di mana pola perilaku konsumen telah berubah ke arah digital," katanya saat berbicara soal program S1 Financial Technology, lewat keterangan tertulis.
Bahkan kebiasaan serba digital ini akan terus berlanjut di masa mendatang. Karena itu, tak hanya saat pandemi Covid-19, gaya hidup masyarakat harus berubah, yakni cenderung serba digital dan mengandalkan teknologi.
"Untuk itu, diperlukannya sumber daya manusia terbaik yang mumpuni di bidang ini guna membantu perusahaan menghadirkan solusi-solusi tepat sasaran sebagai response akan kondisi tersebut,” jelas Agus.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.