Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal mengungkapkan, Festival Sriwijaya ke-29 ini bertujuan memperkenalkan ragam kebudayaan dan kesenian dari teater, musik dan ukir dan lukis.
Selain itu juga menyelenggarakan pameran ekonomi kreatif yang pertama kali dilaksanakan meliputi arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk fesyen, film animasi dan video, fotografi, periklanan, kriya, kuliner, musik, aplikasi, pengembang permainan, penerbitan TV dan Radio, seni pertunjukan dan seni rupa.
Dengan adanya dukungan Menparekraf untuk menjadikan Festival Sriwijaya ini bertaraf internasional merupakan sebuah hal yang luar biasa dan menjadi tantangan sendiri bagi Sumsel.
Baca juga: Hadiri Wisuda Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata, Ini Wejangan Sandiaga Uno
“Ini menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan bagi kami untuk menciptakan festival ini lebih besar lagi,” kata Syahrizal.
Ke depan lanjutnya, dalam desain pelaksanaan akan berkolaborasi dengan negara-negara tetangga seperti, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Myanmar. Tak menutup kemungkinan ada peserta dari negara Eropa terlibat dalam Festival Sriwijaya mendatang.
“Tentu akan dipersiapkan sebaik-baiknya. Kabar baik dalam hal ini selain negara tetangga kami juga mendapat dukungan dari Duta Besar Indonesia untuk Rumania mensosialisasikan event ini di sana,” tandasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.