KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai pembangunan jembatan kaca di kawasan Seruni Point Bromo Tengger Semeru di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
"Tahap pengerjaannya dalam kurun waktu 11 bulan dengan dua anggaran yakni anggaran tahun 2021 dan anggaran tahun 2022," ucap perekayasa madya mewakili Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Joko Purnomo.
Kementerian PUPR bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menyelesaikan permasalahan-permasalahan untuk pembangunan jembatan kaca di Seruni Point Bromo Tengger Semeru di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. Dari jembatan kaca ini wisatawan bisa melihat view Bromo, Gunung Batok, dan Semeru serta jurang di bawah jembatan.
Baca juga: Baru Sebulan Dibuka, Wisata Bromo Kembali Ditutup Usai Dikunjungi 7.904 Turis
(Masterplan jembatan kaca di wisata Bromo, Foto: Antara)
"Terdapat kemunduran Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) karena beberapa lahan yang masih proses penyelesaian izin pembebasan," bebernya.
Dijelaskannya, program yang dilakukan pemerintah pusat itu telah didukung penuh oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Probolinggo dan untuk pemenangan proyek pembangunan jembatan kaca sudah ada dan siap pengerjaan, namun tinggal menunggu turunnya SPMK.
"Mohon kerja sama Pemkab Probolinggo untuk melakukan percepatan proses kepengurusan lahan, sehingga lebih cepat pula turunnya SPMK dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tentang pembangunan jembatan kaca Seruni Point," pinta Joko.
Dalam pembangunan jembatan kaca tersebut terdapat area-area strategis yakni terminal wisata yang terdiri dari tempat parkir, bangunan multi fungsi, amphitheater dan gate jembatan kaca.