"Artinya lebih baik seseorang tidak ketularan Covid-19 dan sakit. Obat ini tergolong mudah pemberiannya karena dalam bentuk kapsul dan mudah diminum. Cara kerjanya juga lebih makesense dibandingkan obat sebelumnya yang bernama Oseltamivir," terangnya.
Lebih lanjut, dr. Fajri menjelaskan bahwa Molnupiravir cara kerjanya yakni dengan menghambat pembentukan replikasi dari virus. Jadi virusnya tidak bisa berkembangbiak dan berkurang dari dalam tubuh sehingga seseorang bisa sembuh dari Covid-19.
"Kita tunggu fase ketiga uji klinis selanjutnya dan kita tunggu perizinan lebih lanjut di BPOM dan perizinan full di FDA dan badan obat dunia lainnya. Walau obat sudah ada lebih baik mencegah daripada mengobati," tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.