Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berwisata ke Tempat Ini Dilarang Bawa "Mantan" tapi Boleh "Selingkuh"

Antara , Jurnalis-Senin, 04 Oktober 2021 |02:01 WIB
Berwisata ke Tempat Ini Dilarang Bawa
Ekowisata Mangrove Pomako di Mimika, Papua (Foto: Antara)
A
A
A

BAGI pelancong yang berkunjung ke Ekowisata Mangrove Pomako, Mimika, harus berhati-hati jika mengajak "mantan". Ya, di sana memang ada peringatan berbunyi 'Dilarang bawa Mantan' di tempat wisata alam ini. Lho kenapa begitu?

Mantan tentu tidak harus selalu dihindari, tapi "mantan" dalam papan petunjuk di Ekowisata memang terlalu bahaya untuk dibawa karena yang dimaksud adalah barang bekas alias sampah.

Tulisan 'Dilarang Bawa Mantan' adalah salah satu kalimat nan kreatif yang terpajang di papan petunjuk di sekitar tempat wisata salah satu kabupaten penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tersebut.

Kalimat-kalimat kreatif itu mungkin adalah salah satu cara agar wisatawan tertarik memperhatikan informasi yang tertera pada papan-papan petunjuk yang terpajang di sekitar area wisata.

Lazimnya, papan-papan petunjuk menginformasikan arah tujuan, jarak tempuh, posisi sarana vital, berbagai regulasi pada objek wisata, dan sebagainya.

Namun, sepanjang jalur Ekowisata Hutan Mangrove Pomako di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pomako, Kabupaten Mimika, Papua, akan ditemui berbagai papan petunjuk yang unik.

Baca juga: 7 Wisata Hutan Mangrove di Indonesia, dari Pesisir Jakarta hingga Kalimantan

Ekowisata Mangrove Pomako

(Foto: Antara)

Keunikan papan petunjuk yang terbuat dari kayu bertuliskan huruf warna-warni ini berisi kalimat yang kekinian dan agak satire.

Seperti menyindir status lajang alias jomlo, ajakan untuk selamatkan lingkungan hidup atau disingkat "selingkuh", hingga larangan membawa mantan tadi.

Ada pula papan petunjuk bertuliskan nama jalan, namun namanya pun nyeleneh yang berbunyi; "jalan aja dulu kalau cocok kita nikah."

Kalimat bernada menggelitik yang ditulis di papan petunjuk sepanjang jalur Ekowisata Hutan Mangrove Pomako itu ternyata memang berhasil menyita perhatian pengunjung.

Menurut Risal, salah seorang wisatawan, papan petunjuk itu bisa menjadi hiburan tersendiri bagi wisatawan apalagi bagi yang suka berswafoto di tempat wisata.

"Mungkin memang sengaja kalimatnya dibuat begitu, supaya orang senang foto-foto di sana," kata Risal.

Selain dengan papan petunjuk yang nyentrik, upaya lain untuk memanjakan para pengunjung yang suka berswafoto ria adalah dengan belasan payung warna-warni yang menggantung, hingga pajangan berbentuk hati yang biasanya menjadi favorit pengunjung untuk dijadikan latar belakang swafoto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement