MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, produk emping di Desa Wisata Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, memiliki daya saing tinggi sehingga dapat dipasarkan ke pasar internasional
“Jadi, kita akan kembangkan produk emping di Desa Cikolelet, tidak hanya empingnya saja, tapi kulitnya juga kita inovasikan, karena kulit melinjo ini bisa dipakai untuk obat asam urat,” ujarnya ketika mengunjungi Desa Cikolelet.
Selain itu, disebutkan bahwa banyak produk ekonomi kreatif yang dihasilkan dari desa ini. Seperti produk susu kambing etawa, budidaya dan olahan jamur, kerajinan atap daun rumbia, olahan limbah, penyulingan minyak kelapa, dan budidaya burung puyuh.
Baca juga: Sandiaga Uno: Pembukaan Bioskop dengan CHSE Ketat Bangkitkan Ekraf dan Ciptakan Lapangan Kerja
Tradisi-tradisi yang beragam di Desa Cikolelet dikatakan turut memiliki daya tarik wisatawan.
Salah satu tradisi di desa tersebut ada Ngurah Danau, yaitu sebuah tradisi membersihkan danau yang diadakan setahun sekali dengan partisipasi seluruh masyarakat ke dalam danau yang mulai mengering dan mengambil ikan.
“Kita harus melestarikan nilai budaya luhur, karena ini warisan yang akhirnya dapat mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di sini,” terang dia.