Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga Uno Rancang Pembukaan Wisata Bali untuk Turis Asing Bulan Depan

Antara , Jurnalis-Sabtu, 25 September 2021 |17:05 WIB
Sandiaga Uno Rancang Pembukaan Wisata Bali untuk Turis Asing Bulan Depan
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Antara)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno rampung menggelar rapat terbatas bersama bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan pemangku kepentingan pariwisata Bali. Langkah itu sebagai upaya persiapan pembukaan dan penerimaan kembali kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Hasil rapat terbatas tersebut nantinya akan disampaikan kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat rapat tingkat menteri pada 30 September 2021 mendatang.

"Dari masukan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali dan pemangku kepentingan pariwisata, kondisi di Bali sudah menunjukkan situasi yang kondusif dan langkah persiapan ini sudah masuk tahap akhir. Sesuai arahan dari Pak Luhut, kami akan persiapkan pada Oktober 2021," kata Sandiaga di Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Untuk pembukaan Bali kembali lanjut Sandi, penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan integrasi aplikasi PedulilLindungi harus disiapkan di berbagai destinasi, sebagai upaya untuk menekan transmisi lokal seminimal mungkin dan penguatan kapasitas respons (Testing, Tracing, Treatment).

"Dan yang terakhir adalah terakhir penyiapan paket-paket wisata adaptasi. Paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan green zone yang akan dipersiapkan oleh teman-teman industri,” katanya.

Baca juga: Sandiaga Uno Optimis Kuliner Indonesia Mampu Bersaing di Kancah Dunia

Infografis Spot Berburu Kerajinan di Bali

Ia menjelaskan pihaknya ingin seluruh destinasi wisata di Bali masuk dalam kategori zona hijau, namun saat ini tiga lokasi percontohan yang diberi nama SUN, yakni Sanur, Ubud, dan Nusa Dua sudah disiapkan sebagai proyek percontohan untuk menerima wisman ke Pulau Dewata.

“SUN ini masuk sebagai destinasi green zone untuk di Bali. Dan ini yang akan kami coba persiapkan termasuk mendorong CHSE dan PedulilLindungi yang terus kita tingkatkan," katanya.

Sandi menambahkan, saat ini pihaknya terus mengkaji negara-negara mana yang menjadi target negara potensial untuk mendatangkan wisman. Dalam tahap itu, pihaknya harus memperhatikan penanganan pandemi Covid-19 di originasi tersebut lantaran adanya varian-varian baru Covid-19.

"Kita terus pantau, dan ada beberapa negara yang target potensial dan ini nanti juga yang akan kita bahas pada 30 September 2021, lantaran harus kita sesuaikan terkait penanganan Covid-19 di originasi wisatawan tersebut dan varian-varian baru yang terus kita pantau secara ketat," katanya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement