Airfinity memperkirakan jika negara-negara kaya tidak segera mendistribuskkan stok vaksin yang mereka punya, akan ada 100 juta kasus Covid-19 pada musim panas mendatang, dan dari itu akan ada kasus kematian akibat pasien kekurangan ventilator dan oksigen.
Ya, pasien Covid-19 tidak divaksin sangat berisiko alami Covid-19 gejala parah dan itu artinya pasien membutuhkan ventilator dan oksigen.
"Tidak terpikirkan dan tidak masuk akal jika 100 juta vaksin harus dibuang percuma dari persediaan negara-negara kaya, sementara populasi negara-negara termiskin di dunia malah akan membayar limbah vaksin tersebut dengan nyawa," kata Brown.
Brown meminta para pemimpin untuk memutuskan apakah negara harus menukar kontrak pengiriman, bagaimana hambatan regulasi untuk ekspor vaksin dapat diatasi dan siapa yang akan menanggung biaya penggunaan vaksin yang ditimbun.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.