Namun, tidak jelas apakah pasangan itu tetap diizinkan untuk tetap berada di pesawat atau diberi teguran oleh awak kabin. Yang jelas perilaku pasangan itu dapat dianggap sebagai keasusilaan publik, pelanggaran yang mengkriminalisasi perilaku publik atau menampilkan tindakan mesum yang menjijikkan.
Menurut peraturan penerbangan Ryanair, penumpang dapat dikeluarkan dari pesawat jika mereka terlibat dalam perilaku seperti itu.
Baca juga: 4 Tingkah Nyeleneh Penumpang Pesawat yang Paling Dibenci Pramugari, Jangan Dilakukan!
Kode etik untuk penumpang menyatakan: "Jika, menurut pendapat wajar kami, Anda berperilaku di atas pesawat dengan cara yang kami yakini dapat menyebabkan atau memang menyebabkan ketidaknyamanan, kerusakan, atau cedera pada orang lain. Penumpang atau awak, kami dapat mengambil tindakan yang kami anggap perlu untuk mencegah kelanjutan dari perilaku tersebut, termasuk penahanan diri,” demikian bunyi aturan maskapai.
"Anda dapat diturunkan dan ditolak penerbangannya kapan saja, dan dapat dituntut atas pelanggaran yang dilakukan di dalam pesawat," tambah keterangan itu.
(Rizka Diputra)