PESEPEDA berinisial ditemukan meninggal setelah mengalami kecelakaan tunggal. Korban mengalami luka di bagian kepada setelah terjatuh di jalan yang menurun.
Memang, saat ini kondisi jalan menurun dan membuat sepeda korban hilang kendali hingga akhirnya terjatuh ke dalam saluran air di sisi kanan jalan. Korban yang mengalami luka parah di bagian kepala langsung dilarikan ke RSUD Ciawi, sayang nyawanya tidak tertolong.
Nah, biarpun tergolong aman tapi mengendarai kendaraan memang harus menerapkan keamanan seperti halnya kendaraan lain. Terlebih, bersepeda di jalur turunan membutuhkan skill yang baik agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
Dilansir dari situs cyclingtips ada 5 Tips bersepeda di turunan yang patut diperhatikan:
Posisikan Tubuh Sedikit Menunduk
Pengendalian posisi tubuh saat turunan itu penting untuk menentukan laju sepeda. Posisi sedikit menunduk efektif untuk meningkatkan aerodinamika dan mengurangi hambatan angin.
Aerodinamika ini penting agar pesepeda tidak perlu usaha yang lebih keras untuk melaju lebih cepat. Posisi menunduk saat bersepeda pun beragam sesuai dengan kecepatan yang pengendara inginkan.

Pandangan Fokus Jauh ke Depan
Posisi tubuh boleh menunduk, tapi pastikan arah pandangan mata harus selalu ke depan jangan melihat ke bawah. Arah pandangan ini penting untuk melihat arah jalan serta mengantisipasi apabila terdapat rintangan seperti kerusakan jalan.
Atur Posisi Kaki Pada Turunan yang Menikung
Saat berada di jalur turunan yang menikung, posisi kaki mengambil peran yang cukup penting. Pesepeda harus mengandalkan pusat massa tubuh di kaki bagian luar.
Contohnya, saat jalur turunan menikung ke kiri, maka kaki kiri (sisi tikungan) harus dalam posisi terangkat atau pedal menunjuk pukul 12 dan kaki kanan (sisi luar tikungan) harus menjadi penopang dan lurus seolah jam menunjuk pukul 6. Selain itu posisi telapak kaki pada pedal juga harus tepat agar energi tekanan pada pedal lebih kuat dan efektif.