Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terlalu Banyak Vitamin D, Ini Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Sri Lestari Rahayuningtyas , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |20:07 WIB
Terlalu Banyak Vitamin D, Ini Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Vitamin D (Foto: Yorkshire evening post)
A
A
A

DI tengah pandemi Covid-19, Vitamun D merupakan salah satu vitamin yang banyak diburu orang. Memang vitamun D penting untuk penyerapan kalsium, fungsi kekebalan tubuh, dan melindungi kesehatan tulang, otot, dan jantung.

Vitamin D juga sangat penting untuk kesehatan. Kandungan vitamin D juga dapat mengoptimalkan beberapa peran darah dalam menjaga sel-sel tubuh tetap sehat.

Namun kelebihan vitamin D juga berbahaya. Berikut beberapa efek samping jika berlebihan vitamin D melansir dari Healthline.

 Vitamin D

 

1. Peningkatan kadar kalsium darah

Vitamin D membantu tubuh bayi menyerap kalsium dari makanan yang dikonsumsi. Sebenarnya, ini adalah salah satu peranan yang paling penting.

Namun, jika asupan vitamin D berlebihan, kalsium darah dapat mencapai tingkat yang dapat menyebabkan gejala yang berpotensi berbahaya.

2. Mual, muntah, dan nafsu makan menurun

Banyak efek samping dari kelebihan vitamin D, yang kemudian berhubungan dengan kalsium dalam darah berlebih. Begitupun termasuk efek mual, muntah, dan nafsu makan yang buruk.

Namun, gejala ini tidak terjadi pada semua kalangan umur dengan kadar kalsium tinggi.

3. Sakit perut, sembelit, atau diare

Sakit perut, sembelit, dan diare adalah keluhan pencernaan umum yang sering dikaitkan dengan intoleransi makanan atau sindrom iritasi usus besar. Namun, mereka juga bisa menjadi tanda peningkatan kadar kalsium yang disebabkan oleh keracunan vitamin D.

4. Merusak kesehatan tulang

Karena vitamin D memainkan peran penting dalam penyerapan kalsium dan metabolisme tulang, tentunya cukup berperan sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat.

Namun, ternyata terlalu banyak vitamin D dapat merusak kesehatan tulang.

5. Gagal ginjal

Asupan vitamin D yang berlebihan sering menyebabkan cedera ginjal. Apalagi jika terjadi pada bayi, pastinya akan sangat menyulitkan dalam pertumbuhannya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement