“Dunia mengecewakan orang-orang pengidap demensia, dan itu menyakitkan kita semua," tambah Tedros.
Senada dengan Dirjen WHO, Katrin Seeher, Ahli dari Departemen Kesehatan Mental WHO menyebutkan, demensia tak bisa dianggap remeh karena penyakit satu ini nyatanya memang menjadi masalah global dan bukan hanya di negara-negara kaya berpenghasilan tinggi.
“Demensia benar-benar menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan tidak hanya di negara-negara berpenghasilan tinggi. Faktanya, lebih dari 60 persen orang dengan demensia tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah,” ujar Katrin.
Dari catatan Katrin, penyakit demensia tak hanya bisa menyerang orang yang sudah lanjut usia. Sebab faktanya, demensia bisa terjadi pada orang-orang berusia di bawah 65 tahun, yang dinamakan young-onset dementia.
Kasus demensia pada kelompok orang yang masih muda ini disebutkan sekitar 10 persen dari semua kasus demensia.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.