"Jadi intinya konvalensen itu diberikan orang yang pernah terinfeksi dan sudah sembuh dari covid-19 bukan dari orang yang habis divaksinasi," kata Prof Hindra dalam jumpa pers yang ditayangkan kanal YouTube Kominfo, Sabtu 28 Agustus 2021.
Baca juga: Dokter Reisa Bantah 6 Hoaks Seputar Covid-19, Salah Satunya Vaksin Berisi Chip
Lebih lanjut ia menerangkan, jika orang yang barus divaksinasi menyumbangkan plasma darahnya, artinya bukan plasma konvalensen namanya, melainkan plasma pasca-vaksinasi. Hingga kini belum ada penelitian terkait efektivitas plasma darah dari orang yang baru saja divaksinasi covid-19.
"Jadi sekarang yang digunakan adalah plasma konvalensen dari orang-orang yang sudah sembuh dari covid-19 secara alamiah. Sampai saat ini belum, tapi penelitian masih terus dilakukan," tuntasnya.
(Hantoro)