"Ada publikasi yang hasilnya memprediksi bahwa kelihatannya dengan gambaran yang terjadi pada paru-paru yang terinfeksi SARS-CoV2, disinyalir ada seperti itu (berisiko terbentuknya sel kanker di paru)," papar dr Ikhwan di webinar Hari Kanker Paru Sedunia 2021, Kamis (26/8/2021).
Baca Juga : Ini Bedanya Batuk Gejala Covid-19 dengan Kanker Paru
Namun, hasil studi tersebut memerlukan data yang lebih banyak. Karena itu, menurut dr Ikhwan, butuh waktu yang panjang untuk bisa melihat kebenaran dugaan peneliti menyoal kaitan antara Covid-19 dengan kanker paru tersebut.
"Kebenaran mengenai publikasi tersebut mungkin baru bisa kita lihat bersama di masa mendatang," ungkap dr Ikhwan.
Di sisi lain, Ahli Penyakit Dalam Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik Prof Aru Sudoyo menjelaskan bahwa di setiap tubuh manusia itu terjadi mutasi akibat hal-hal di sekitar kita. Menjadi penting untuk diketahui bahwa 90% kanker terjadi akibat lingkungan.