KEPATUHAN menggunakan masker memang sangat menentukan keberhasilan penanggulangan Covid-19. Pasalnya, penularan Covid-19 paling utama disebabkan oleh droplet yang dikeluarkan oleh mereka yang tengah terjangkit virus.
Memang saat ini sudah ada dan semakin banyak orang yang mendapatkan vaksin lengkap, tapi bukan berarti kepatuhan akan memakai masker kendur. Jangan sampai, karena merasa sudah divaksin kita malah malas memakai masker di tempat umum.
Jika dibiarkan, maka potensi ledakan Covid-19 jilid dua tidak bisa terhindari. Bahkan selama ledakan Covid-19 yang terjadi beberapa pekan lalu, masyarakat dianjurkan untuk memakai masker ganda untuk menghindari penularan Covid-19.
Merangkum dari laman Instagram resmi Bidang Koordinasi Relawan @satgas.relawan, membagikan tiga alasan mengapa masyarakat harus tetap menggunakan masker walaupun sudah mendapatkan vaksin Covid-19 secara lengkap.

1. Perlindungan optimal dan vaksin baru terbangun setelah dua minggu pasca vaksinasi dosis kedua.
2. Vaksin Covid-19 terbukti dapat membantu mengurangi risiko gejala berat hingga kematian. Namun, tidak 100 persen menghindari seseorang dari penularan Covid-19.
3. Jika tertular Covid-19, umumnya seseorang akan bergejala ringan atau tanpa gejala. Namun, tetap dapat menulari orang lain yang ada di sekitarnya.
Oleh sebab itu, Meski sudah divaksinasi lengkap dan memiliki sertifikat vaksinasi, namun masyarakat diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
“Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan ketat adalah adalah cara ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tulis unggahan tersebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.