Buruknya lagi, stunting hingga sekarang belum dapat dipastikan penyebab utamanya. Tapi, para ahli kesehatan maupun dokter mengungkapkan bahwa penyebab stunting di Indonesia itu beragam.
"Mulai dari kekurangan energi kronik pada ibu hamil, kurangnya pengetahuan ibu, penyakit infeksi berulang pada anak, sanitasi yang kurang, hingga layanan kesehatan yang terbatas," papar dr Nurul.
Nah, salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan para orangtua untuk cegah anak lahir stunting, menurut dr Nurul, adalah konsumsi makanan bergizi dan seimbang. Konsep makan Isi Piringku yang dirancang Kementerian Kesehatan bisa jadi acuannya.
"Jadi, dalam satu piring itu terdiri dari makanan pokok (⅓ porsi) dan sayur (⅓ porsi), serta sisanya adalah lauk-pauk dan buah-buahan (⅓ porsi). Namun untuk balita, porsi lauk perlu ditambahkan lebih banyak," sarannya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.