Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Efektivitas Vaksin Pfizer Melemah Setelah 90 Hari Pertama Lawan Varian Delta

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 19 Agustus 2021 |12:32 WIB
Efektivitas Vaksin Pfizer Melemah Setelah 90 Hari Pertama Lawan Varian Delta
Vaksin Pfizer (Foto : Reuters)
A
A
A

Baca Juga : Studi: Dibanding Pfizer, Vaksin Moderna Lebih Efektif Lawan Varian Delta

Dengan begitu, tambah Walker, upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi orang yang tak divaksin adalah memvaksin sebanyak-banyaknya orang. "Saya khawatir, orang yang sudah divaksin saja bisa terinfeksi meski bergejala ringan, apalagi mereka yang tidak divaksin," katanya.

Di sisi lain, Profesor Kedokteran Farmasi di King's College London Penny Ward mengatakan bahwa temuan yang sudah diterbitkan pra-cetak ini memungkinkan pemberian vaksin booster mRNA untuk mereka yang sudah menerima vaksin AstraZeneca. Dengan booster tersebut, diharapkan risiko masuk rumah sakit dengan gejala berat dapat ditekan untuk orang yang menerima AstraZeneca.

"Tidak ada vaksin yang sepenuhnya melindungi seseorang dari serangan varian Delta," kata Ward. "Tapi, dengan tetap menerima vaksin, insiden rawat inap gejala berat sangat minim ditemukan saat ini, artinya, vaksin dapat melindungi seseorang dari keparahan infeksi Covid-19," tambahnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement