Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yuk Sambangi Wisata Gunung Meranti Usai PPKM, Bisa Ngapain Aja?

Antara , Jurnalis-Selasa, 17 Agustus 2021 |15:05 WIB
Yuk Sambangi Wisata Gunung Meranti Usai PPKM, Bisa <i>Ngapain Aja</i>?
Ilustrasi (Foto: Instagram/@sanggiringan)
A
A
A

PENGELOLA objek wisata Gunung Meranti, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan saat ini mulai berbenah dan bersiap menyambut kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Akhir-akhir ini jumlah kunjungan khususnya wisatawan lokal naik drastis, seiring dengan perbaikan dan pemenuhan sarana serta prasarana di lingkungan objek wisata Gunung Meranti sendiri," kata koordinator pengelola wisata, Kholil.

Selain bertujuan menikmati keindahan alam pegunungan Meranti dan sekitarnya, objek wisata tersebut juga bisa menjadi tempat penelitian, khususnya bagi perguruan tinggi dan sekolah-sekolah. Sebab, lahan seluas 8,3 hektare di Gunung Meranti memiliki segudang potensi untuk dapat diteliti.

Baca juga: Gunung Guntur, Pesona 7 Puncak dengan Medan Pendakian Menantang

Lantas apa saja yang bisa dinikmati wisatawan di objek wisata ini? Sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung di antaranya, rumah binatang, rumah beraneka burung, tempat beristirahat nan asri, gazebo, tempat pertemuan di puncak gunung, kebun binatang, tempat bermalam dengan fasilitas hotel, serta fasilitas yang lainnya.

Selain Gunung Meranti, sejumlah objek wisata di Kotabaru yang mulai banyak dikunjungi wisatawan domestik di antaranya, Pantai Gedambaan atau Pantai Sarangtiung.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Gewsima Mega Putra, menuturkan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru telah membuat proposal untuk ditawarkan kepada investor.

Beberapa pola yang ditawarkan Pemkab Kotabaru terkait pola kerja sama pengelolaan wisata tersebut. "Intinya ada investor dulu yang berminat, setelah itu baru dibicarakan pengelolaan untuk disepakati bersama," kata Mega.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru, Khairian, menuturkan, Pantai Gedambaan atau Pantai Sarang Tiung sudah sepatutnya bisa menjadi sumber pendapatan yang bisa diandalkan. Untuk merealisasikannya, diperlukan keterlibatan investor pemodal besar yang berinvestasi di Sarang Tiung.

"Objek Wisata Sarang Tiung dengan luasan sekitar sembilan hektare, yang dikelola baru sisi pantainya saja, sementara bibir pantai ke arah gunung masih belum dikelola," ujar Khairian.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement