Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPKM Diperpanjang Lagi, Ratusan Hotel di Jawa Timur Setop Beroperasi

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |12:04 WIB
PPKM Diperpanjang Lagi, Ratusan Hotel di Jawa Timur Setop Beroperasi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

RATUSAN hotel dan restoran di Jawa Timur terpaksa menghentikan operasionalnya, imbas perpanjangan PPKM dengan istilah berbeda. Berbagai hotel dan restoran ini sudah alami paceklik sejak awal penerapan PPKM darurat pada 3 Juli 2021 lalu.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, Dwi Cahyono menyebutkan, dari 780 sekian anggotanya, lebih dari 50 persen yang tak bisa beroperasi secara normal. Beberapa hotel besar baik di segala bintang di Jawa Timur pun terpaksa menutup operasional demi mencegah kerugian lebih banyak.

"Kalau anggota 780 sekian, sudah lebih dari 50 persen, sudah melaporkan untuk tidak bisa operasional dengan kondisi normal," kata Dwi Cahyono.

Langkah penutupan hotel ini, karena pelaku perhotelan biasanya tak lagi mempunyai tabungan dan aset lain yang menjadi pemasukan. Hal ini membuat langkah penutupan operasional hotel dipilih sebagai solusi instan di tengah ketiadaan pemasukan.

Baca juga: Bule Ini Sebut Bali Pulau Termurah, Modal 5 Dolar Bisa Ngapain Aja?

"Sebetulnya yang bisa bertahan dengan menjual aset, dengan mempunyai aset yang lainnya, untuk menutup operasional, itu yang masih bisa bertahan. Kalau tidak punya aset ya dia harus menjual hotelnya, dengan menutup," paparnya.

Ia khawatir bila perpanjangan PPKM darurat ini berdampak panjang terhadap sektor-sektor perekonomian lain, termasuk di antaranya hotel dan restoran di Jawa Timur.

"Tinggal nunggu saat saja Covid-19 ini, diikuti dengan perpanjangan PPKM level 3-4 ini, kira-kira sampai kapan, kira-kira 26 besok ini landai enggak, kalau itu masih terus tidak bisa turun ya mungkin akan lebih banyak lagi akan tutup, ada yang tutup permanen," terangnya.

Selain berharap tidak ada perpanjangan PPKM lagi di kemudian hari, pihaknya meminta pemerintah memberikan 'obat' perekonomian dengan memangkas besaran pajak hingga beban operasional lain, mulai dari pembayaran listrik dan iuran BPJS ketenagakerjaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement