INDONESIA siap menerima vaksin covid-19 dengan platform mRNA dari Moderna dan Pfizer. Kedatangan dua merek vaksin tersebut diharapkan dapat mempercepat cakupan program vaksinasi covid-19 secara nasional yang akhirnya mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity).
Vaksin Moderna dan Pfizer sendiri diungkapkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) berdasarkan hasil studi diketahui mampu mencegah seseorang terpapar covid-19 hingga 90 persen, termasuk kasus asimptomatik atau tanpa gejala.
Baca juga: BPOM: KIPI Vaksin AstraZaneca Relatif Kecil, 1 Berbanding 1 Juta
Tidak hanya itu, Vaksin Moderna dan Pfizer juga diketahui melalui hasil studi dapat digunakan untuk pasien sirosis dan memberikan efek perlindungan "high level".

Jadi, penelitian dilakukan kepada veteran Amerika Serikat yang mengalami sirosis dan diberikan vaksin mRNA. Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perlindungan yang tinggi pada kelompok tersebut. Artinya, risiko mereka dirawat inap bahkan kematian akibat covid-19 jadi sangat kecil.
Baca juga: Cerita Bangganya Alif Siswa SMP Divaksin Covid-19: Aku Percaya Bukan untuk Mencelakai
"Pasien sirosis atau kerusakan hati memiliki disregulasi kekebalan yang berhubungan dengan hyporesponsiveness vaksin dan dengan adanya temuan ini menunjukkan bahwa vaksin bekerja pada untuk mereka," jelas penulis studi, seperti dikutip dari laman Fox News, Kamis (15/7/2021).
"Pasien sirosis yang mendapat Vaksin Pfizer atau Moderna lebih kecil risikonya terinfeksi covid-19 sebesar 64,8 persen dan memberikan penurunan risiko masuk rumah sakit dan kematian 100 persen setelah 28 hari pengamatan," terang peneliti.