"Aspek spesifik yang harus dikuasai kelompok sadar wisata adalah bagaimana memerhatikan kata kunci (keyword) yang digunakan. Kemudian, tips menanggapi followers dengan bijak, cara membuat dan membagikan konten menarik, penggunaan hashtag, hingga cara update konten dan crossing content. Ini bisa dimulai dari Desa Wisata," kata Ridho.
Sejumlah desa wisata yang potensial dikembangkan -hingga harus dilombakan- yakni Desa Koto Ranah, Kabupaten Rohul, Desa Sungai Akar, Kabupaten Inhil, Desa Rantau Langsat, Kabupaten Inhu, Desa Anak Setatah, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kampung Dayun, Kabupaten Siak, dan sejumlah desa wisata lainnya yang potensial dikemas lagi menjadi tujuan daerah wisata unggulan.
"Karena itu, perlu ditingkatkan secara kualitas dan kuantitas keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan desa wisata sebagai tujuan wisata alternatif, meningkatkan partisipasi, kontribusi dan sinergitas pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola desa wisata dan masyarakatnya," jelasnya.
(Rizka Diputra)