DINAS Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, melalui Bidang Pengembangan Sumberdaya Pariwisata (PSDP) mendorong pelaku parekraf dan kelompok sadar wisata untuk menguasai digitalisasi sebagai sarana ampuh mengembangkan pariwisata di era pandemi Covid-19.
"Masa pandemi Covid-19 usaha sektor pariwisata masih terpuruk sehingga penguasaan digitalisasi diyakini bisa mendorong bangkitnya ekonomi rakyat yang terimbas dari dampak ganda kegiatan wisata," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan PSDP, Ridho Adriansyah.
Dampak ganda dari sektor pariwisata banyak, kuliner, cenderamata, penginapan, jasa transportasi, jasa pemandu wisata, kesenian dan budaya yang seluruhnya bisa dijalankan oleh kelompok sadar wisata.
Seperti 20 kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan pelaku parekraf di sekitar objek wisata Pantai Selat Baru, Bengkalis, Riau berperan penting dalam memajukan wisata di daerah mereka, sehingga pengguasaan digitalisasi harus ditingkatkan lagi, terutama dari berbagai aspek spesifiknya.
Baca juga: Gorila Terlangka di Dunia Terekam Kamera, Jumlahnya Tersisa 300 Ekor