Ia menyebut ide vaksinasi di destinasi wisata itu sebagai sesuatu yang "cantik dan cerdas", sehingga ia mendorong destinasi-destinasi lainnya seperti lima lokasi wisata super prioritas yaitu Labuan Bajo, Mandalika, Borobudur, Danau Toba, dan Lukupang, agar melakukan hal yang serupa.
“Itu sangat cerdas dan cantik karena bisa menggunakan destinasi wisata sebagai sentra vaksinasi. Jadi selain menghibur peserta yang menerima vaksinasi dengan pemandangannya yang indah, tapi juga tenaga kesehatannya bisa beristirahat dengan fasilitas wisata itu,” kata Sandi.
Baca juga: Daftar Negara yang Sudah Buka Pariwisatanya untuk Turis Asing
Dengan mendorong vaksinasi di tengah PPKM darurat diharapkan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 untuk menurunkan angka penularan virus SARS-CoV-2 yang kini memiliki mutasi varian Delta.
Sandi pun mengharapkan agar baik pelaku di bidang pariwisata maupun di bidang ekonomi kreatif bisa dapat tetap patuh terhadap 5M termasuk di dalamnya menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sehingga PPKM darurat bisa selesai dengan cepat.
(Salman Mardira)