Meski demikian, Harif yakin bahwa secara faktual jumlah tenaga perawat yang terkonfirmasi Covid-19 bisa lebih dari 15 ribu orang. Sebab menurutnya, sejumlah rumah sakit mengaku bahwa lebih dari 25 persen perawatnya terkonfirmasi Covid-19. Pada kesempatan tersebut, Harif pun menjelaskan sejumlah masalah besar yang tengah dihadapi para tenaga perawat saat ini.
“Jadi saya pikir sudah ada belasan ribu perawat yang terkonfirmasi Covid-19. Ada dua masalah besar yang dihadapi, yang pertama adalah lonjakan kasus yang terkonfirmasi sejak Mei, pasti memberikan probabilitas orang yang membutuhkan fasyankes pasti lebih banyak. Di satu sisi nakes terkonfirmasi membuat rumah sakit harus mengurangi jumlah tenaga yang bertugas,” sambungnya.
Menurutnya, jumlah nakes yang sedang berjuang melawan ledakan kasus Covid-19 di Tanah Air adalah mereka yang bertugas dengan tenaga kesehatan yang tersisa ditambah dengan jumlah kasus yang meningkat.
“Jadi bisa dibayangkan berat beratnya beban yang ditanggung teman-teman kami. Tak hanya beban fisik, melainkan beban mental,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.