Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Testing Covid-19 Meningkat, Pemerintah: Masifkan kepada yang Bergejala dan Kontak Erat

Siska Permata Sari , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |22:04 WIB
Testing Covid-19 Meningkat, Pemerintah: Masifkan kepada yang Bergejala dan Kontak Erat
Ilustrasi testing covid-19. (Foto: Rawpixel/Freepik)
A
A
A

INDONESIA sedang mengalami lonjakan kasus covid-19. Per hari ini, Kamis 8 Juli 2021, kasus covid-19 di Tanah Air bertambah 38.391, sehingga total menjadi 2.417.788 orang.

Di tengah melonjaknya kasus terkonfirmasi positif, pemerintah mengakui tengah terjadi peningkatan testing covid-19. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 Meningkat di 9 Provinsi, Ini Penyebabnya 

"Testing atau jumlah pemeriksaan per 1.000 penduduk per minggu di Indonesia mencapai 252,78 persen dari standar WHO," kata Wiku dalam Konferensi Pers Harian PPKM Darurat, Kamis (8/7/2021).

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Ia menjelaskan secara detail bahwa cakupan testing yang meningkat tersebut meliputi PCR 380.480 atau 52 persen dan antigen 363.399 atau 48 persen.

"Angka ini menunjukkan upaya testing terus mengalami peningkatan. Namun yang perlu diingat adalah pemeriksaan ini harus dilakukan secara merata di seluruh provinsi di Indoneisa," ujarnya.

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Wilayah yang Alami Penurunan Mobilitas Penduduk 

Wiku menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang memasifkan jumlah testing. Hal ini penting agar kasus positif segera teridentifikasi dan segera ditangani.

"Di masa seperti ini, di mana kasus sedang meningkat tajam, testing menjadi satu hal penting untuk terus dikejar. Masifkan testing utamanya kepada yang bergejala dan kontak erat," kata Wiku.

Dia juga mengimbau masyarakat yang merasakan gejala covid-19 untuk segera melapor ke petugas puskesmas terdekat.

"Saya juga mengingatkan apabila ada anggota masyarakat merasakan gejala mirip covid-19, segera pergi ke puskesmas terdekat. Jika setelah didiagnosis positif dan gejala ringan, bahkan tak ada, maka lakukanlah isolasi mandiri dengan komunikasi intensif untuk pengawasannya," jelasnya.

Baca juga: Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Dipastikan Tercukupi Selama PPKM Darurat 

Info grafis PPKM Darurat. (Foto: Okezone)

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement