MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dana hibah pariwisata segera disalurkan ke berbagai daerah untuk dibagikan ke pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).
Dana hibah yang diperuntukkan untuk membantu pemulihan sektor parekraf tersebut terlebih dulu diverivikasi dan validasi di setiap tingkat di daerah. Ditargetkan selesai pada bulan ini dan bisa langsung diberikan ke penerima.
Baca juga: Pariwisata Bali Terpuruk, Sandiaga Uno Dorong Percepatan Vaksinasi & Dana Hibah
Menurut Sandiaga, dana hibah telah bergulir dan akan diberikan kepada kementerian atau lembaga lainnya. Dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, maka penyalurannya dipercepat.
"Kami mengambil keputusan untuk percepatan, dan kita harapkan pada Juli ini bisa rampung proses verifikasi valisadasinya, sehingga bisa diterima pemda," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (5/7/21).
Sandi menurutkan, mekanisme penyaluran dana hibah pariwisata nantinya akan melalui pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan verifikasinya termasuk pajak-pajak daerah.
Baca juga: Sandiaga Uno Ajukan Tambahan Dana Hibah Pariwisata Rp3,7 Triliun
Percepatan realisasi dana hibah ini Sandi belajar dari pengalaman tahun lalu. Di mana saat menunggu akhir tahun, dan akhirnya sekitar 30 persen tidak terealisasi.
"Kita harapkan ini saat-saat mansyarakat paling membutuhkan, dan dapat kita sentuh melalui program dana hibah pariwisata, maupun dana bantuan sosial," terangnya.
Total pengajuan dana hibah pariwisata yang telah diajukan ke Komite PEN, yakni senilai Rp3,7 triliun. Jumlah yang diajukan memang ada penambahan, hal ini karena ada tambahan sektor lainnya, seperti hotel, restoran, sentra wisata, tempat rekreasi hingga biro perjalanan pariwisata.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.