SEJAK Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan daftar harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang paling sering digunakan untuk terapi penyembuhan covid-19, nama Intravenous Immunoglobulin (IVIG) menarik perhatian karena dibanderol sangat mahal. Bahkan, IVIG 10 persen 50 mililiter infus dalam bentuk vial dihargai paling mahal mencapai Rp6.174.900.
Tentunya banyak masyarakat penasaran, apakah dengan harga yang sangat mahal itu IVIG mampu memberikan penyembuhan yang cepat apabila diberikan kepada pasien covid-19?
Baca juga: Mengenal IVIG, Obat Terapi Penyembuhan Covid-19 dengan Harga Jutaan Rupiah
Terkait hal ini, influencer kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i mengatakan dampak mengenai penggunaan IVIG saat ini masih dalam penelitian lebih lanjut. Sebab, uji secara besar memang belum dilakukan.

"Kemanjuran IVIG saat ini hanyalah berdasarkan pada retrospektif (orang sudah pakai dan melihat hasilnya). Beberapa laporan kasus menyebut IVIG bagus. Itulah mengapa beberapa orang mencoba menggunakannya," terang dr Fajri kepada MNC Portal, Sabtu 3 Juli 2021.