Badan Kesehatan Dunia (WHO) terus menyoroti tak meratanya ketersediaan vaksin Covid-19 di negara-negara di dunia. Sebab itu, WHO meminta negara-negara kaya segera menyumbangkan vaksin Covid-19 untuk negara miskin.
Karena menurut WHO, negara-negara miskin sangat membutuhkan di keadaan darurat seperti saat ini. WHO merujuk pada langkah kurang tepat dari negara-negara maju dan kaya di dunia yang memicu kegagalan global.

Sebab, alih-alih menyumbangkan vaksin, negara-negara kaya justru memvaksinasi masyarakat golongan usia muda. Menurut WHO golongan usia muda tak beresiko besar terhadap Covid-19.
“Situasi di Afrika, di mana infeksi baru dan kematian melonjak hampir 40 persen pekan lalu dibandingkan pekan sebelumnya ini sangat berbahaya, seiring virus varian Delta menyebar secara global. Sebagai komunitas dunia global kita gagal,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip Reuters, Senin (28/6/2021).
Baca Juga : Angka Positif Covid-19 Terus Melonjak, Waketum IDI Salahkan Varian Delta
Lebih lanjut disebutkan, Tedros mengecam kelakuan negara-negara kaya (yang tidak disebutkan namanya) tersebut karena enggan berbagi dosis dengan negara-negara berpenghasilan rendah alias miskin. Ia mencontohkan dengan situasi dengan krisis HIV/AIDS, ketika beberapa orang berpendapat bahwa negara-negara Afrika tidak dapat menggunakan perawatan kesehatan yang rumit.
“Masalahnya sekarang adalah masalah pasokan, berikan saja vaksinnya kepada kami. Perbedaannya adalah antara si kaya dan si miskin yang sekarang benar-benar mengekspos ketidakadilan dunia kita. Ketidakadilan dan ketidaksetaraan, mari kita hadapi itu," tegasnya.