Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menikmati Surga Bunga dengan Panorama Gunung Arjuno di Kota Batu

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 27 Juni 2021 |11:05 WIB
Menikmati Surga Bunga dengan Panorama Gunung Arjuno di Kota Batu
Mal Bunga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur (MNC Portal/Avirista)
A
A
A

DESTINASI wisata ini cocok bagi Anda penggemar bunga. Namanya Mal Bunga Batu. Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, taman ini punya aneka ragam bunga dan tanaman hias. Bisa dinikmati pesonanya atau dibeli langsung di lokasi.

Mal Bunga yang diresmikan oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpuko pada 16 Juni 2021 kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomulyo.

Pemandangannya sungguh menakjubkan, hamparan bunga warna-warni dengan berlatarbelakang Gunung Arjuno dan Pegunungan Putri Tidur. Udaranya sejuk sehingga pengunjung bisa betah berlama-lama disini.

Baca juga: Taman Bunga Cantik Ini Berada di Tepi Sawah, Bikin Mata Adem!

Ketua BUMDes Desa Sidomulyo Dwi Lili Indayani menuturkan, sudah sejak tahun 1980-an Desa Sidomulyo masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani. Selain karena lokasinya tanahnya yang subur, letak geografis desa ini cukup mendukung untuk membudidayakan tanaman hias.

Hingga kini hampir 90 persen masyarakat Desa Sidomulyo menggantungkan hidupnya dari bercocok tanam tanaman hias dan bunga aneka ragam.

"Hampir 90 persen produksi atau matapencaharian warga Sidomulyo adalah tanaman hias, jadi memang ini sebagai penghasilan utama sebagai penghasil utama di Sidomulyo," kata Dwi Lili Indayani, pada MNC Portal Indonesia.

Ilustrasi

Tak heran banyak para penjual bunga bila di sepanjang Jalan Raya Desa Sidomulyo yang menghubungkan antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Namun, ramainya penjual bunga sempat menimbulkan kepadatan di jalan.

"Ini usaha bagaimana memecah keramaian, dengan membuka pasar yang di dalam ini. Di bawah sana itu, setelah di bawah ramai, kita pecah lagi di sini jadi ada tiga titik sudah pemecahannya, termasuk mal bunga ini," ucap Dwi Lili Indayani.

"Kalau di depan itu di pasar, pasar Krapyak istilahnya, nanti di sana adalagi ada gelora bunga, ada Pasar Bukit Berbunga, depannya Pasar Bukit Berbunga kalau berangkat masuk ke Sidomulyo macet, makanya kita coba buka lagi di sini," tambahnya.

Hal inilah yang menyebabkan pihak Pemerintah Desa Sidomulyo dan BUMDes memanfaatkan tanah kas desa di bagian belakang dan sekitaran lapangan untuk dijadikan pusat perdagangan aneka tanaman hias, dengan konsep mal bunga. Total ada sekitar 20 - 25 hektare yang dimanfaatkan untuk setidaknya 100 lebih tenant dari para petani yang menjajakan dagangannya.

"Dari ujung ke sana sampai ke sini itu sekitar 20-25 hektar. Lebih dari 100 stan yang sudah terdaftar dalam mal bunga," kata dia.

Baca juga: 5 Wisata Ekstrem di Malang, Arung Jeram hingga Off Road

Menurutnya, mal bunga ini adalah bagian dari memfasilitasi pada petani bunga dan tanaman hias di sekitar Desa Sidomulyo dan para penggemar koleksi tanaman hias. Apalagi saat masa pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang tertarik mengoleksi beragam tanaman hias.

"Konsep diberi brand mal memang baru ini saja, setelah pandemi ini fenomena tanaman hias meningkat, akhirnya kita bagaimana cara meramaikan lagi tanaman ekonomi bisa diputar, jadikan kayak membuat konsep bagaimana kayak di mall kita berikan banyak pilihan," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement