Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan Koleksi Unik Museum Negeri Sulut, dari Ikan Purba hingga Jejak Islam

Subhan Sabu , Jurnalis-Sabtu, 26 Juni 2021 |09:02 WIB
Ribuan Koleksi Unik Museum Negeri Sulut, dari Ikan Purba hingga Jejak Islam
Koleksi Museum Negeri Sulawesi Utara di Manado (MPI/Subhan Sabu)
A
A
A

Di museum ini juga terdapat meja kerja dari Maria Walanda Maramis, mesin jahit tangan yang dipakai Walanda Maramis memberikan cara menjahit pakaian pada ibu-ibu.

Ada juga satu set kursi peninggalan Nani Wartabone dari Gorontalo yang dipakai untuk tempat duduk tamu negara atau pejabat serta masih banyak lagi koleksi lainnya.

Di ruang berikutnya menjelaskan kekayaan Sulut sehingga sempat jadi medan perebutan oleh Portugis, Spanyol, Belanda, dan kerajaan-kerajaan Nusantara. Kekayaan yang ada mulai dari rempah-rempah cengkeh dan pala, lalu kelapa, beras, dan holtikultura.

Di ruang kekayaan fauna juga tidak kalah unik, karena merupakan jalur migran manusia pra sejarah, Sulut juga menjadi tempat berbagai hewan unik ada yang menetap ada juga yang bermigrasi.

 

Di ruang kebudayaan dijelaskan etnis asli Sulawesi Utara, yaitu Suku Minahasa, Suku Bolaang Mongondow, Suku Sangihe, Suku Talaud, dan Suku Siau. Suku mayoritasnya ialah Suku Minahasa, dahulu disebut tanah malesung yang merupakan kawasan semenanjung di Sulut, bagian timur.

Ada juga informasi tentang Suku Bolaang Mongondow yang disebut suku dataran tinggi, atau daerah pegunungan Sulut.

"Dari tiap suku itu memiliki beberapa kerajaan, di sini tertulis lengkap bagaimana silsilah kerajaan, upacara-upacaranya, hingga turunan prosesi adatnya hingga saat ini," ucap Rini.

Satu lagi yang tidak boleh dilupa ialah para pahlawan asli tanah ini. Di salah satu lorong museum terpajang benda-benda bersejarah para pahlawan, dan berdiri tegak patung-patung mereka, mulai Maria Walanda Maramis, Sam Ratulangi, AA Maramis, Daan Mogot, dan Piere Tendean.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement