SEBAGAI kota yang sudah berusia 494 tahun, Jakarta memiliki banyak objek wisata sejarah seperti museum. Destinasi ini bukan sekadar tempat liburan, tapi juga sarana edukasi, terutama untuk mempelajari sejarah bangsa.
Ada banyak sarana yang bisa digunakan dalam belajar. Selain internet yang mudah diakses, media analog seperti buku, museum, dan situs bersejarah banyak tersebar di Ibu Kota.
Baca juga: 5 Hotel Unik di Jakarta Asyik Buat Staycation, Ini Tarifnya
Bagi yang tertarik melihat benda-benda penting dalam sejarah kehidupan masyarakat Indonesia, lima museum ini patut dikunjungi.
1. Museum Nasional Indonesia
Museum Nasional Indonesia atau sering disebut Museum Gajah adalah museum arkeologi, sejarah, etnografi, dan geografi yang terletak di Jalan Merdeka Barat 12 di Jakarta Pusat. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Mulanya museum ini adalah gedung embaga kebudayaan Batavia yang dibentuk pada zaman Belanda di tahun 1778 dan perlahan bertransformasi menjadi museum di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sekarang ini.

Museum ini mengoleksi benda kuno dari seluruh penjuru nusantara seperti arca, prasasti, dan benda kerajinan lainnya yang dikategorisasikan ke dalam etnografi, perunggu, prasejarah, kearmik, tekstil, numismatik, relik, buku langka, dan benda berharga.
Ada lebih dari 140 ribu benda yang menjadi koleksi museum, meski hanya sepertiga yang diperlihatkan pada pengunjung.
2. Museum Sejarah Jakarta
Dahulunya merupakan balai kota Batavia, gedung Museum Sejarah Jakarta alias Museum Fatahillah ini diresmikan menjadi museum pada tahun 1974.
Museum yang berlokasi di Jalan Taman Fatahillah No. 1 ini berisi benda-benda yang menceritakan perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik abad 17-19, keramik, gerabah, dan batu prasasti.
Baca juga: HUT Ke-494 Jakarta, Ini 4 Wisata Sejarah Paling Ikonik di Ibu Kota
Koleksi ini tersebar di beberapa ruangan antara lain Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang Batavia.

Museum Sejarah Jakarta (Okezone)
Selain itu, museum ini juga memiliki koleksi budaya Betawi, numismatik, dan becak. Spot terkenal di museum ini antara lain patung Dewa Hermes dari mitologi Yunani yang tadinya terletak di perempatan Harmoni dan meriam Si Jagur yang konon memiliki kekuatan magis.
Ada juga sebuah penjara bawah tanah peninggalan zaman penjajahan Belanda.
3. Museum Taman Prasasti
Museum ini merupakan museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda. Bertempat di Jalan Tanah Abang No. 1, museum ini memiliki koleksi prasasti nisan kuno dan miniatur makan khas 27 provinsi Indonesia beserta koleksi kereta jenazah antik.
Museum Taman Prasasti ini menampilkan banyak karya seni kuno dan hebatnya para seniman-seniman Indonesia zaman dahulu.
Sebelum menjadi museum, museum ini adalah pemakaman umum bernama Kebon Jahe Kober yang dibangun pada tahun 1795. Kemudian pada tahun 1977 pemakaman itu dijadikan museum yang dibuka untuk umum. Museum ini juga menjadi tempat bersemayamnya tokoh-tokoh Belanda, Inggris, dan Indonesia.