Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tips Mendukung Anak Pemalu

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 17 Juni 2021 |17:52 WIB
5 Tips Mendukung Anak Pemalu
Anak pemalu (Foto: Todays parent)
A
A
A

Koraly Pérez-Edgar menyarankan, orang tua bisa tanyakan kepada anak tentang bagaimana harinya, apa yang ia sedang pikirkan hari ini, bagaimana perasaannya di sekolah. Itu akan membantu orang tua memahami apakah rasa malu anak sudah mengganggu atau apakah anak merasa tak nyaman tanpa ‘label’ apa pun dari orang tua.

Ini tentang bagaimana membiarkan anak untuk memberi tahu orang tuanya sampai mana batasan mereka dan orang tua bisa menghargai batasan tersebut.

5. Tahu kapan meminta pertolongan

Jika Anda memperhatikan bahwa rasa malu anak sudah tampak ekstrem, contohnya mengamuk setiap kali diantar ke sekolah atau anak mengalami kesulitan berteman dan tampaknya situasi tak akan segera membaik. Maka jangan buang waktu, ada baiknya untuk memeriksakan anak ke dokter anak atau ahli kesehatan mental profesional.

“Anak yang harus dikhawatirkan adalah anak yang tidak pernah terbuka, tidak pernah bahagia masuk ke dalam berbagai situasi, dan anak yang tak bisa mendapatkan teman,” kata Koraly Pérez-Edgar. Ingat, pada intinya sebagai orang tua, menerima anak adalah kunci utama. Sama sekali tidak ada yang salah dengan menjadi pemalu dan pendiam, dan orang tua harus menjelaskan kepada anak-anaknya bahwa mereka sebagai orang tua menyukai kepribadian anak mereka apa adanya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement