Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pramugara Peringatkan Ada Teroris, Pesawat Ini Lakukan Pendaratan Darurat

Fatha Annisa , Jurnalis-Kamis, 17 Juni 2021 |09:01 WIB
Pramugara Peringatkan Ada Teroris, Pesawat Ini Lakukan Pendaratan Darurat
Ilustrasi Pesawat Terbang (Foto: Foxnews)
A
A
A

OKLAHOMA - Pramugara Delta yang sedang tidak bertugas menyebabkan gangguan dalam pesawat dan memaksa salah satu maskapai melakukan pendaratan darurat di Oklahoma City pada akhir pekan lalu. Pelaku diduga menyerahkan catatan berisi peringatan bahwa ada teroris di dalam pesawat kepada anggota awak.

Stephon Jamar Duncan, 34, telah Delta identifikasi sebagai individu yang sulit diatur. Ia ditahan oleh anggota awak dan penumpang pada Jumat malam selama penerbangan 1730 dari Los Angeles ke Atlanta.

Sebuah video yang konon diambil dari insiden itu menunjukkan beberapa orang terlibat dalam perkelahian di bagian depan pesawat.

Baca juga:

Akibat Penumpang nakal, Penerbangan Delta Dialihkan

Berapa Jumlah Awak Kabin yang Sebenarnya Dibutuhkan Pesawat? Ini Jawabannya

"Saya berbasis ATL, beritahu manajer Delta, teroris di pesawat. 95835/hubungi pilot," tulis catatan yang diterima anggota awak Delta dari Stephon, menurut laporan Polisi Kota Oklahoma yang dilihat oleh FOX23.

Penyidik dikatakan telah mengambil catatan itu sebagai barang bukti.

Polisi Kota Oklahoma juga menjelaskan kepada Fox News pada Sabtu pagi bahwa Stephon mengatakan dengan lantang bahwa dia akan menjatuhkan pesawat itu. Sementara pada hari Senin, juru bicara Delta mengkonfirmasi kepada USA Today bahwa Stephon adalah pramugara yang sedang cuti sejak sebelum insiden berlangsung.

Saat pesawat mengudara, Stephon mulai membuat pernyataan bahwa ia duduk di sebelah teroris dan mengabaikan perintah untuk tetap tenang dan berhenti menakut-nakuti penumpang lain, kata anggota kru kepada polisi, menurut FOX23.

Seorang penumpang juga mengatakan kepada penyelidik bahwa Stephon menguasai sistem pengumuman pesawat dan mengatakan kepada mereka yang ada di pesawat untuk mengencangkan sabuk pengaman saat pesawat diambil alih dan akan melakukan perjalanan di bawah 10.000 kaki, tambah stasiun itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement