Harapan makin banyak masyarakat yang divaksin pun makin besar, terlebih edukasi mengenai pentingnya vaksinasi terus disuarakan banyak pihak.
Menurut Guru Besar Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Pratiwi Pudjilestari Sudharsono PhD SpMK(K), hal terpenting masyarakat terus dibekali edukasi dan dijauhi informasi hoaks.
Baca juga: Meluruskan Fakta Hoax Tak Boleh dengan Konsep Memaksa
"Masih adanya masyarakat yang tidak percaya dengan vaksinasi karena mereka mungkin tersesat dalam berita hoaks. Maka itu, penting sekali untuk masyarakat mencari informasi dari sumber terpercaya dan jika ragu, bisa bertanya ke ahlinya langsung," katanya.
Ia menyatakan masih adanya kelompok yang belum divaksin karena mereka hanya menangkap informasi efek samping dari vaksin, tidak mempelajarinya secara utuh.
"Jadi, kebanyakan dari mereka yang belum atau tidak mau divaksin karena tahu ada efek samping dari vaksin. Yang awalnya tubuh mereka bugar, nanti takut malah demam atau gejala lainnya. Padahal, sejauh ini efek samping vaksin tergolong ringan dan manfaat yang didapat jauh lebih besar dari efek sampingnya," pungkasnya.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.